Video

GEGAR BUDAYA PDF

PERAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM MENGATASI GEGAR BUDAYA MAHASISWA ASING UNS (Studi Deskriptif Kualitatif Peran Komunikasi. Dalam bidang budaya, kita mengenal juga istilah gegar budaya (culture schock). Gegar budaya adalah guncangan perasaaan (kecemasan) akibat masuknya. Budaya saya yang baru. Nah, begitu saya pulang, saya justru mengalami gegar budaya. Saya bukan mengalami shock culture ketika tiba di.

Author: Dorr Zuran
Country: Saint Lucia
Language: English (Spanish)
Genre: Photos
Published (Last): 2 January 2015
Pages: 329
PDF File Size: 15.89 Mb
ePub File Size: 3.81 Mb
ISBN: 330-1-45602-985-4
Downloads: 19229
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Shatilar

Oalah, jadi orang di luar itu, meskipun ada eskalator, tetap suka jalan.

The technique of data collection is through observation, mini focus group discussion mini FGDindepth interview, and literature study. Padahal saat saya tinggal di Washington, DC, memegang pintu untuk orang di belakang itu adalah bagian dari kehidupan sehari-hari.

Friendship is very surface-defined here. Orang-orang di belakang saya masuk begitu saja, terus-menerus dan saya seperti penjaga pintu mall. In [my country] I would be worrying and thinking all the time about my roommate. Budaya serta adat lainnya yang bisa dicontoh, adalah saat sedang naik eskalator.

Kemampuan berbicara bahasa Inggris hard skill — bahasa and kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan budaya mereka soft skill — budaya. Sisi kiri diperuntukkan bagi mereka yang tetap mau berjalan. Secara garis besar, gw bisa mengangguk2 mengiyakan sebagian besar bagian di tulisa itu. Memang keadaan seperti itu yang biasa dialami International students di US.

Saya lupa, bahwa menahan pintu untuk orang di belakang itu belum menjadi budaya di Indonesia. Terkadang disertai dengan sedikit perbincangan jika kita mengenal orang tersebut. Sekitar 7 orang Indonesia tersebut, tanpa merasa malu langsung masuk antrian sambil tertawa bangga.

  DJORDJE BALASEVIC DODIR SVILE PDF

Email required Address never made public. Ntar juga ada yang bersihin. One Asian student told me how, in her linguistics class, the teacher had told the class that the native speakers should try to include international students in their groups for the study project.

Saya pun tertawa sendiri. When I see a woman I met two days ago, she does not seem to know me or remember my name.

Saat itu saya mau masuk pintu di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Experience and Lesson Learned. Keseharian Kuliah di Jepang. American students are so friendly and so nice. The communication process will not see an end.

Fill in your details below or click an icon to log in: Mereka ngomong suka super cepet and kadang gegr bahasa2 slang or idiom.

Being a Minority in a Japanese Campus: And yet the words were without social substance. Group, mass, and cultural communication also help them in the process of adaptation and self-adjustment through group interaction, mass media, and cultural events. Tapi apa yang terjadi?

Bukan Culture Shock, Melainkan, Reverse Culture Shock | Indonesia Mengglobal

In term of bahasa, emank susah untuk bergaul kalau skill bahasa kita pas2an. Di belakang saya ada orang-orang bulesementara sekitar 5 orang di depan saya ada orang Indonesia.

Artikel itu menceritakan tentang bagaimana susahnya membuat real American friends. Bad habit, bad culture. Saat itu antrian sudah panjang. I judge without knowing the truth, like many Indonesian people do. My car mechanic is more interested in my life and my background than other students.

  BEWITCHED BOTHERED BEVAMPYRED PDF

Antara lucu dan sedikit ironis. Di DC, tempat saya tinggal, semua orang membersihkan meja makannya sendiri di restoran budayx saji atau di food court. Budaya saya yang baru. To find out more, including how to control cookies, see here: Communication has played a central role in the process of overcoming culture shock experienced by UNS overseas students studying in undergraduate S-1 programs.

Selama setahun tinggal di sana, belum pernah saya menemukan ada orang memotong antrian.

E-Societas

Saya bukan mengalami shock culture ketika tiba di Amerika, tapi justru saat saya pulang ke Indonesia. You are commenting using your Twitter account.

Managing Money, Managing Life. Notify me of new posts via email.

Bukan Culture Shock, Melainkan, Reverse Culture Shock

Hahahah Dalam budaya, emank orang US rada unik juga. Alhasil I am still super struggling in this part. Tapi baru saja saya tiba di bandara Hongkong, saat mau masuk ke pesawat menuju ke Indonesia, saya sudah menemukan budaya serabat serobot.